Jatinangor, Sumedang (8/3)—Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Padjadjaran Fiki Chikara Satari mengunjungi Program Studi Jurnalistik Unpad di Jatinangor, Sumedang. Dalam kedatangannya pada Rabu itu, Fiki menjadi dosen tamu bagi mata kuliah Jurnalistik Spesialisasi Kompartemen Ekonomi yang sedang diikuti oleh mahasiswa semester 6.
Kuliah Fiki dimulai dengan salah satu pernyataan Badan Pusat Statistik di tahun 2013 yang menyatakan bahwa salah satu sektor ekonomi pembangunan di Indonesia adalah ekonomi kreatif. Ekonomi kreatif dibangun oleh teknologi, inovasi, media, dan seni budaya. Selain itu, triple c dan pentahelix juga turut membangun berkembangnya ekonomi kreatif di Indonesia. Pentahelix terdiri dari akademik, sektor bisnis, komunitas, pemerintah, dan media. Sementara, triple c merupakan singkatan connect-collaborate-commerce/celebrate.
Dalam penjelasannya, ia memberikan pandangannya terhadap media dengan perspektifnya sebagai praktisi ekonomi pula. Menurutnya, ekonomi tak hanya melulu persoalan ekonomi besar tingkat pemerintah atau level makro, tetapi juga dapat pula mengangkat sisi lebih kecilnya, yakni ekonomi mikro.
“Kita sering melihat di media hanya tentang ekonomi makro. Padahal justru banyak ekonomi di tingkat mikro yang memiliki cerita dan menarik untuk diangkat,” ujar lelaki yang juga merupakan Ketua Karang Taruna Kota Bandung ini.
Sebagai salah satu praktisi ekonomi yang bergerak di bidang pakaian, Fiki juga menjelaskan beberapa bisnis ekonomi kreatif yang berdiri sejak 2011 dibantu oleh komunitas yang didirikannya, yakni Bandung Creative City Forum.
Fiki pun tak lupa membagi pengalamannya mengenai bisnis yang ia mulai dengan berbekal nol rupiah. Ia menceritakan bisnisnya dimulai dengan mengajukan proposal pada perusahaan-perusahaan besar tentang keinginannya menjual pakaian dengan bis besar sebagai lokasi penjualannya.
Di akhir kunjungannya, ia berharap media lebih memerhatikan ekonomi mikro pula, tak hanya berfokus pada ekonomi makro di tingkat pemerintahan saja.
Berikut keseruan kunjungan Dosen FEB Unpad dan mahasiswa mata kuliah Jurnalistik Spesialisasi pada Rabu kemarin. Sila ditonton!